<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7824232992165190768</id><updated>2012-02-16T10:52:54.393-08:00</updated><category term='syariah'/><category term='islam'/><category term='muslim'/><category term='bisnis'/><category term='web murah'/><title type='text'>Bismillah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RIDA NOORHADI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_pVsGcwsO1Ms/ShruPstdTyI/AAAAAAAAAHE/5WMz5vNdu4A/S220/rida.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7824232992165190768.post-1962351539716832229</id><published>2010-11-11T22:14:00.000-08:00</published><updated>2010-11-11T22:14:28.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syariah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='web murah'/><title type='text'>Optimalisasi proses Perkembangan anak guna membangun Sumber Daya Manusia yg lebih baik^^..</title><content type='html'>&lt;div class="p-head"&gt; &lt;h1&gt;Optimalisasi proses Perkembangan anak guna membangun Sumber Daya  Manusia yg lebih&amp;nbsp;baik^^..&lt;/h1&gt;&lt;div class="p-who-date"&gt;Posted by: najmulhayah on: Februari 9, 2010&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="p-det"&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li class="p-cat"&gt;In: &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/madrasah-utama/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Madrasah Utama"&gt;Madrasah Utama&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="p-com"&gt;&lt;a href="http://najmulhayah.wordpress.com/2010/02/09/optimalisasi-proses-perkembangan-anak-guna-membangun-sumber-daya-manusia-yg-lebih-baik/#respond" rel="bookmark" title="Tautan Tetap ke Optimalisasi proses Perkembangan anak guna membangun Sumber Daya Manusia yg lebih baik^^.."&gt;Comment!&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Para ahli tumbuh kembang anak  mengatakan bahwa periode 5 (lima) tahun pertama kehidupan anak sebagai  “Masa Keemasan (&lt;i&gt;golden period&lt;/i&gt;) atau Jendela Kesempatan (&lt;i&gt;window  opportunity&lt;/i&gt;), atau Masa Kritis (&lt;i&gt;critical period&lt;/i&gt;)”. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Apakah artinya? Periode 5  (lima) tahun pertama kehidupan anak (masa balita) merupakan masa  pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat pada otak manusia,&amp;nbsp;  merupakan masa yang sangat peka bagi otak anak dalam menerima berbagai  masukan dari lingkungan sekitarnya. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Walau proses belajar terus  berlangsung selama usia manusia, namun delapan tahun pertama usia anak  bisa mempengaruhi kehidupan anak secara permanen. Pada masa ini otak  balita bersifat lebih plastis dibandingkan dengan otak orang dewasa  dalam arti anak balita sangat terbuka dalam menerima berbagai macam  pembelajaran dan pengkayaan baik yang bersifat positif maupun negatif. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt; Pada masa ini anak memiliki  konsentrasi 100 persen dalam ingatannya saat menerima informasi. Felicia  Irene M.Psi, psikolog perkembangan anak memaparkan, dalam rentang masa  ini perkembangan fisik, motorik, dan berbahasa anak tumbuh pesat. Masa  krusial ini dibagi menjadi dua, yaitu usia 0-3 tahun dinamakan batita  (toddler) dan usia 3-6 tahun disebut masa prasekolah.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Sisi lain dari fenomena ini  yang perlu mendapat perhatian, otak balita lebih peka terhadap asupan  yang kurang mendukung pertumbuhan otaknya seperti asupan gizi yang tidak  adekwat, kurang stimulasi dan kurang mendapatkan pelayanan kesehatan  yang memadai.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Oleh karena itu kesempatan ini  harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memberi masukan dan  nilai-nilai&amp;nbsp;yang postiif, menghindari masukan yang bersifat negatif dan  sedapat mungkin memberikan asupan gizi yang adekuat, memberikan  stimulasi yang baik dan benar, serta memberikan pelayanan kesehatan yang  terbaik bagi anak. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Mengingat masa 5 tahun pertama  merupakan masa yang&amp;nbsp; ‘relatif pendek’&amp;nbsp; dan tidak akan terulang kembali  dalam kehidupan seorang anak, maka para orang tua dan pendidik harus  memanfaatkan periode yang ‘singkat’ ini untuk membentuk anak menjadi  bagian dari generasi penerus yang tangguh dan berkualitas.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;Berdasarkan referensi yang  saya dapat kebutuhan dasar seorang anak terdiri dari 3 faktor :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;v&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ASUH ( kebutuhan  biomedis)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;Menyangkut asupan gizi anak  selama dalam kandungan dan &amp;nbsp;sesudahnya, kebutuhan akan tempat tinggal,  pakaian yang layak dan aman , perawatan kesehatan dini berupa imunisasi  dan deteksi dan intervensi dini akan timbulnya gejala penyakit.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;v&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ASIH ( kebutuhan  emosianal)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;Penting menimbulkan rasa aman  (emotional security) dengan kontak fisik dan psikis sedini mungkin  dengan ibu. Kebutuhan anak akan kasih sayang, diperhatikan dan dihargai,  ,pengalaman baru, , pujian, tanggung jawab untuk kemandirian sangatlah  penting untuk diberikan. Tidak mengutamakan hukuman dengan kemarahan ,  tetapi lebih banyak &amp;nbsp;memberikan contoh – contoh &amp;nbsp;&amp;nbsp;penuh kasih sayang  adalah salah satunya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;v&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ASAH ( kebutuhan akan  stimulasi mental dini)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;b&gt;Cikal bakal proses  pembelajaran , pendidikan , dan pelatihan yang diberikan sedini&amp;nbsp; dan  sesuai mungkin. Terutama pada usia 4 – 5 tahun pertama ( golden year)  sehingga akan terwujud etika, kepribadian yang mantap, arif, dengan  kecerdasan, kemandirian ,ketrampilan dan produktivitas yang baik.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;Orang tua, pengasuh dan  pendidik perlu mengetahui &lt;a href="http://infodokterku.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=28:kebutuhan-dasar-anak-agar-bertumbuh-dan-berkembang-optimal&amp;amp;catid=36:yang-perlu-anda-ketahui&amp;amp;Itemid=50"&gt;kebutuhan  dasar anak &lt;/a&gt;dan melakukan pembinaan yang berkualitas dan  komprehensif kepada anak melalui kegiatan yang disebut sebagai  Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Anak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;Nomor satu tentunya  pendidikan agama sejak dini, disamping itu untuk memacu tumbuh-kembang  tubuh dan otaknya, mendeteksi, menghindari dan mengoreksi penyimpangan  tumbuh-kembang anak, perlu dilakukan kegiatan SDIDTK yang meliputi:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;Stimulasi yang memadai,  yaitu merangsang      otak balita agar perkembangan kemampuan gerak,  bicara, bahasa, sosialisasi      dan kemandirian anak berlangsung secara  optimal sesuai usia anak.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;Deteksi dini penyimpangan  pertumbuhan dan      perkembangan, yaitu melakukan skrining atau  mendeteksi sejak dini terhadap      kemungkinan adanya penyimpangan  tumbuh kembang anak balita.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;Intervensi dini, yaitu  melakukan koreksi      dengan memanfaatkan plastisitas otak anak untuk  memperbaiki bila ada      penyimpangan tumbuh kembang dengan tujuan agar  pertumbuhan dan      perkembangan anak kembali kejalur normal dan  penyimpangannya tidak menjadi      lebih berat.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;Rujukan dini, yaitu  merujuk/membawa anak ke      fasilitas kesehatan bila masalah  penyimpangan tumbuh kembang tidak dapat      diatasi meskipun sudah  dilakukan intervensi dini. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Untuk membentuk seorang anak  menjadi manusia yang berkualitas maka anak usia 0-6 tahun perlu  mendapatkan stimulasi rutin sedini mungkin dan terus-menerus pada setiap  kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt; Kurangnya stimulasi dapat  menyebabkan penyimpangan tumbuh-kembang anak yang bahkan dapat  menyebabkan gangguan yang menetap. Stimulasi perlu dilakukan menurut  aturan yang benar seperti anjuran para ahli, stimulasi yang salah dapat  menyebabkan pembentukan anak yang menyimpang. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Oleh karena itu stimulasi  sebaiknya dilakukan oleh orang-orang terdekat dengan anak yang telah  mendapat pengertian tentang cara memberi stimulasi yang benar, misal:  ayah, ibu, pengasuh, anggota keluarga lain, petugas kesehatan dan  kelompok masyarakat tertentu, misal kader kesehatan atau kader  pendidikan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;Mengapa proses tumbuh kembang  anak menjadi sangat penting untuk dipahami? karena pada dasarnya  kualitas generasi penerus nanti dipengaruhi pula oleh kualitas tumbuh  kembang anak saat ini. Seperti yang telah banyak kita ketahui, bahwa  generasi penerus nantinya lah yang akan menjadi pengganti dari para  pemimpin-pemimpin bangsa saat ini. Karena itu kita juga harus berusaha  agar generasi penerus nanti merupakan generasi yang cerdas,terdidik dan  tangguh.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Kualitas para pemuda, tidak  bisa kita pungkiri, juga akan tercermin dari bagaimana pola asuh atau  pola didik dia dari masa kanak-kanaknya. Semakin baik pola  pengasuhannya, semakin terlatih perkembangan otaknya, maka ia akan  menjadi seorang kader yang semakin berkualitas. Karena itulah masalah  ini juga di anggap penting dalam rangka membangun peradaban yang lebih  baik lagi.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Kembali kepada realita yang  ada, saat ini proses perkembangan kecerdasan dan intelektual anak belum  terbina dengan baik. Seperti kita ketahui bersama, bahwa madrasah yang  paling baik buat seorang anak adalah Ibu. Sedangkan saat ini, di  Indonesia khususnya, peran ibu dalam mengawasi perkembangan buah hatinya  sudah semakin menurun. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Tuntutan ekonomi dan  pekerjaan, pada akhirnya membuat seorang ibu terpaksa mengalihkan tugas  menjaga dan memantau perkembangan anaknya pada seorang pembantu rumah  tangga (PRT) atau baby sitter. Padahal pendidikan seorang pembantu atau  baby sitter hanya sebatas SD atau SMP, mungkin ada beberapa juga yang  lulus SMA. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Pengetahuan mereka tentang  pola asuh yang baik dan pemantauan perkembangan anak yang baik pun bisa  di bilang rendah. Bukan hanya PRT dan Baby sitter, mungkin sang ibu  sendiri pun belum begitu memahami betul bagaimana cara yang tepat untuk  mengoptimalkan perkembangan anak di masa &lt;i&gt;golden periode&lt;/i&gt; tersebut.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Berdasarkan hasil penilitian  yang dilakukan oleh Universitas Airlangga di dapatkan bahwa ternyata  memang PRT tidak memiliki pemahaman yang baik tentang mengasuh anak.&amp;nbsp;  Penelitian ini merupakan Penelitian deskriptif-analitik di1akukan secara  cross sectional, selama 5 (lima) bulan, berlokasi di kompleks perumahan  ITS, Sukolilo dan kompleks perumahan Pondok Benowo Indah. Benowo, Kota  Surabaya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Dari sana di dapat bahwa PRT  memperoleh informasi tentang cara pengasuhan anak umumnya diperoleh dari  majikan (ibu) dan tingkat pengetahuan dan keterampilan PRT tentang  pengasuhan anak tergolong rendah.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt; Status gizi sebagian besar  anak yang diasuh adalah normal, namun masih ditemukan adanya anak dengan  status gizi lebih, sedang dan kurang. Perkembangan sebagian besar anak  yang diasuh adalah normal tetapi masih djumpai adanya keterlambatan  perkembangan pada sebagian anak yang di asuh.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Selain proses perkembangan  yang belum di kawal dengan baik, permasalahan lain yang menyangkut  proses perkembangan sang anak adalah masalah status gizinya. Di atas  sudah dipaparkan pula bahwa status gizi pun sangat berpengaruh pada  perkembangan kecerdasan seorang anak.&amp;nbsp; Dengan gizi yang baik dan  terkecukupi maka anak akan tumbuh dan berkembang dengan optimal.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt; Permasalahannya, sekarang  bisa kita lihat bahwa pemenuhan gizi anak belum terkecukupi secara baik.  Bukan hanya saja permasalahan ekonomi yang mengakibatkan seorang anak  tidak mendapatkan gizi yang cukup, tapi saat ini pemenuhan gizi bagi  anak dengan keluarga yang berkecukupan pun belum tentu terpenuhi dengan  baik. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Hal ini bisa kita lihat dari  kenyataan susahnya membujuk anak memakan sayur-sayuran. Bahkan mungkin  ada beberapa anak juga yang susah untuk memakan buah-buahan yang  mengandung nutrisi yang baik.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;b&gt;Lebih parah lagi yang juga  harus jadi sorotan adalah masalah jajanan yang biasanya terdapat di  sekolah dasar- sekolah dasar. Tidak bisa dipungkiri bahwa jajanan  tersebut merupakan jajanan dengan kualitas gizi yang sangat rendah.  Bahkan ada juga yang malah bisa membuat si anak menjadi bodoh dalam  perkembangan kecerdasannya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Satu hal yang menginspirasi  saya dalam menulis hal ini berawal dari keprihatinan saya terhadap  anak-anak zaman sekarang. Terkait masalah 2 hal di atas dan yang juga  menjadi sorotan buat saya adalah masalah perkembangan dunia  entertaintment yang begitu pesat dan semakin tidak mendidik. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Ketika saya masih bisa  mendengarkan lagu anak-anak saat kecil,tapi sekarang anak-anak kecil  banyak sekali yang menyanyikan lagu orang dewasa. Banyak sekali godaan  yang membuat anak-anak zaman sekarang cenderung bersifat manja, dan  keinginan untuk belajarnya pun semakin menurun. Apalagi ketika di  tinggal di rumah hanya dengan seorang pembantu, itu benar-benar akan  sangat membuka celah buat anak-anak tersebut bermain sesuka hati mereka.  Tanpa arahan dan bimbingan yang jelas. Hasilnya, optimalisasi  perkembangan sang anak pun tidak akan berjalan dengan baik.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003300;"&gt;&lt;b&gt;Karena itu, perlu pengawasan  ekstra dari seorang ibu untuk bisa mengoptimalisasikan perkembangan  anak-anaknya. Karena lahirnya para pemuda yang merupakan ujung tombak  perubahan dan pergerakkan itu, terbentuk dari bagaimana cara ia di didik  sejak kecil. Dan peran serta seorang ibu sangat besar untuk proses  optimalisasi tersebut.. &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1286132854g" /&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7824232992165190768-1962351539716832229?l=mencaripeluangdiinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/feeds/1962351539716832229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/2010/11/optimalisasi-proses-perkembangan-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default/1962351539716832229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default/1962351539716832229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/2010/11/optimalisasi-proses-perkembangan-anak.html' title='Optimalisasi proses Perkembangan anak guna membangun Sumber Daya Manusia yg lebih baik^^..'/><author><name>RIDA NOORHADI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_pVsGcwsO1Ms/ShruPstdTyI/AAAAAAAAAHE/5WMz5vNdu4A/S220/rida.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7824232992165190768.post-2688587383185833567</id><published>2010-11-11T22:11:00.000-08:00</published><updated>2010-11-11T22:11:24.470-08:00</updated><title type='text'>Islam di ujung dunia</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;a class="contentpagetitle" href="http://www.kaunee.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=1812:alnor-cahaya-islam-di-puncak-bola-dunia&amp;amp;catid=37:motivasi-islami&amp;amp;Itemid=89"&gt;Alnor: Cahaya Islam di Puncak Bola Dunia&lt;/a&gt;    &lt;/td&gt;       &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;   &lt;a href="http://www.kaunee.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=37%3Amotivasi-islami&amp;amp;id=1812%3Aalnor-cahaya-islam-di-puncak-bola-dunia&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=89" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="PDF"&gt;&lt;img alt="PDF" src="http://www.kaunee.com/templates/rt_chromatophore_j15/images/pdf_button.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/td&gt;        &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;   &lt;a href="http://www.kaunee.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=37%3Amotivasi-islami&amp;amp;id=1812%3Aalnor-cahaya-islam-di-puncak-bola-dunia&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=89" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="Cetak"&gt;&lt;img alt="Cetak" src="http://www.kaunee.com/templates/rt_chromatophore_j15/images/printButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/td&gt;        &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;   &lt;a href="http://www.kaunee.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5rYXVuZWUuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTE4MTI6YWxub3ItY2FoYXlhLWlzbGFtLWRpLXB1bmNhay1ib2xhLWR1bmlhJmNhdGlkPTM3Om1vdGl2YXNpLWlzbGFtaSZJdGVtaWQ9ODk=" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" title="E-mail"&gt;&lt;img alt="E-mail" src="http://www.kaunee.com/templates/rt_chromatophore_j15/images/emailButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/td&gt;      &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td valign="top"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alnor: Cahaya Islam di Puncak Bola Dunia&lt;br /&gt;Kota  Tromsø merupakan kota terbesar di wilayah paling utara Norwegia. Kota  ini terkenal sebagai salah satu kota pariwisata di Norwegia karena  mempunyai beberapa daya tarik tersendiri untuk dikunjungi, khususnya  karena letak geografisnya yang berada di Arctic Circle atau sekitar 2000  km dari kutub utara. Di musim dingin kota Tromsø merupakan salah satu  lokasi terbaik untuk mengamati Aurora Borealis (Northern Light),  sementara di puncak musim panas khususnya di bulan Juli, ia dibanjiri  wisatawan mancanegara yang ingin menikmati indahnya Midnight Sun, saat  matahari bersinar 24 jam sehari di wilayah ini.&lt;br /&gt;Per 1 Januari 2009 tercatat penduduk kota Tromsø berjumlah 66.513 jiwa  dan sekitar 800 orang dari jumlah tersebut adalah umat muslim. Dengan  jumlah penduduk muslim yang terus bertambah, keberadaan masjid tidak  hanya sebatas sebagai rumah ibadah, tapi juga pusat kegiatan dakwah  keislaman di kota yang mayoritas penduduknya adalah umat kristiani ini.  ”Alnor Senter” kiranya menjadi jawaban akan kebutuhan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alnor  Senter memang tidak menggunakan kata “masjid” sebagai identitasnya.  Namun demikian bangunan pusat kegiatan keislaman di kota Tromso ini  sejatinya adalah sebuah masjid. Sejak tahun 2006 Tromsø Islamske Senter  (Pusat Keislaman Tromsø) atau Masjid Al-Noor resmi berada dalam  pengelolaan badan berbentuk yayasan dengan nama ”Alnor”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan  Alnor tidak hanya karena lokasinya yang berada di wilayah paling utara  Norwegia. Yang lebih istimewa Alnor sangat aktif dalam dakwah, rutin  mengadakan kajian keislaman dan kegiatan sosial untuk mendekatkan Islam  dengan masyarakat setempat. Satu hal lagi yang membuat penulis takjub  atas kekuasaan Allah adalah bahwa sebagian dari aktivis dan penggerak  Alnor adalah para mualaf, yang baru kembali ke fitrah Islam beberapa  tahun terakhir. Namun semangat dan jihad mereka sungguh membuat penulis  salut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kunjungan dua hari di kota Tromsø di akhir bulan  Juni lalu, alhamdulillah penulis dapat bersilaturrahim dengan para  muslimah aktivis “Alnor Senter”. Pada kesempatan pertama, penulis  diundang untuk hadir di forum kajian rutin yang diselenggarakan oleh  para muslimah mualaf. Di forum yang penuh rasa kekeluargaan dan  keakraban ini kami membahas tentang bahaya ghibah yang menjadi topik  utama pada hari itu. Sebagai pengantar, tuan rumah (seorang ibu muda  yang baru dua tahun menjadi muslimah) memberikan ulasan dan dalil-dalil  tentang ghibah, lalu dilanjutkan dengan diskusi, diselingi contoh-contoh  kasus yang ditemui sehari-hari dan bagaimana Islam menuntun muslimah  untuk menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh diskusi yang menarik, apalagi  dipandang dari pengalaman para mualaf yang di satu sisi berjuang  menghidupkan Islam secara kaffah dalam keseharian mereka dan di sisi  lain juga berhadapan dengan lingkungan masa lalu yang belum bisa seratus  persen menerima perobahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari setelah pertemuan  itu, dengan petunjuk peta penulis berjalan kaki dari hotel tempat  penulis menginap menuju masjid yang juga berlokasi di pusat kota. Tak  lebih sepuluh menit penulis telah berada di alamat yang dituju. Karena  memang belum masuk waktu shalat Maghrib, pintu masuk masjid masih  terkunci. Bukan hal yang ganjil bagi penulis bahwa di kota-kota Norwegia  masjid tidak terbuka 24 jam, namun hanya pada jadwal tertentu, terutama  saat waktu salat saja. Namun begitu di pintu masuk penulis melihat  terpampang nama dan nomor telepon yang dapat dihubungi jika diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat  kegiatan keislaman “Alnor Senter” bukanlah satu bangunan megah, bahkan  minus kubah seperti lazimnya bangunan masjid. Dari luar bangunannya  terlihat sangat sederhana, merupakan bagian dari satu kompleks bangunan  yang diantaranya merupakan toko dan rumah tinggal. Letaknya pun tidak  persis di pinggir jalan utama, namun masuk sedikit ke dalam gang, di  area pusat kota Tromsø. Di dekat pintu masuk terpancang tiang yang  menyangga lampu boks bertuliskan “Alnor Senter”. Rupanya pintu di bagian  depan itu khusus untuk wanita. Dengan sebuah penunjuk arah,  diinformasikan bahwa pintu masuk untuk laki-laki berada di bagian  samping bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua dan juga hari terakhir kunjungan  penulis di Tromsø bertepatan dengan hari Jumat. Karena itu penulis  mengambil kesempatan untuk dapat melakukan ibadah berjamaah di masjid.  Rupanya sebelum shalat Jumat ada pula forum belajar bahasa Arab bagi  muslimah yang dijadwalkan rutin setiap minggu. Shalat Jumat juga diikuti  oleh banyak jemaah wanita. Subhanallah! Bagian dalam “Alnor Senter”  rupanya cukup luas dan tertata rapi. Muslimin dan muslimah beraktifitas  di ruang yang terpisah. Di dekat pintu masuk wanita, selain ada tempat  berwudhu juga ada dapur yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang shalat wanita berada  di area paling dalam. Di depannya ada satu ruang yang berfungsi sebagai  ruang serbaguna, lengkap dengan kid’s corner yang ditata dengan selera  khas anak-anak. Manfaat kid’s corner ini agar anak-anak yang belum  mengerti ibadah dapat asyik bermain atau menggambar sementara orang  tuanya beribadah. Meja, kursi dan papan tulis besar melengkapi fungsi  ruang ini sebagai ruang belajar yang nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terpisah  ruang shalat muslimin dan muslimah dihubungkan dengan jendela kecil  berhijab. Di sudut depan ruang shalat muslimah tergantung televisi layar  datar, sehingga jemaah dapat melihat dan mendengar imam dengan jelas  dengan bantuan pengeras suara. Al Quran dan buku-buku bacaan serta  perlengkapan shalat juga tersedia dalam jumlah yang memadai. Seluruh  lantai dilapisi karpet tebal yang bersih dan berwarna cerah. Sungguh  masjid yang dirawat dan ditata dengan sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak  kegiatan lain yang diangkat oleh “Alnor Senter”. Tidak hanya kajian  keislaman dan belajar ilmu Al Quran, kelas keterampilan seperti kelas  menjahit bagi muslimah juga dikelola secara gratis oleh relawan Alnor.  Sebuah situs internet juga dibuat untuk mensosialisasikan tentang Alnor  kepada publik. Tak kalah penting pendidikan Islam bagi anak juga menjadi  agenda. Memang, tidak seperti kondisi di tanah air atau di  negara-negara muslim pada umumnya, pendidikan keislaman bagi anak-anak  adalah kebutuhan yang lebih primer di Norwegia ini, mengingat  sehari-hari anak-anak muslim bersekolah di sekolah umum dengan  lingkungan yang tidak Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan lain yang diorganisir  muslimah Alnor dan menurut penulis sangat layak untuk dicontoh adalah  suatu forum yang diberi nama Nettverkskafe (Network Cafe). Forum ini  dirancang sebagai forum pertemuan dan diskusi terbuka bagi para wanita  di kota Tromsø. Nettverkskafe tak hanya dibuka untuk muslimah, namun  yang tak kalah penting adalah untuk kalangan non-muslim, agar semua  dapat berinteraksi dan saling mengenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alam pertemuan yang  diadakan sebulan sekali ini dihadirkan pembicara utama yang merupakan  nara sumber ahli sesuai dengan topik yang diangkat. Dengan adanya forum  ini diharapkan akan terjalin saling pengertian dan pengenalan masyarakat  akan Islam, sehingga hubungan baik antara muslimah dan masyarakat luar  dapat dibangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Juni lalu “Alnor Senter” berhasil  mengangkat satu even besar dengan mendatangkan ulama asal Amerika:  Syeikh Yusuf Estes ke daratan Skandinavia. Selama beberapa minggu Syeikh  Yusuf Estes memberikan tausiyah-tausiyah keIslaman di kota-kota besar  di Norwegia, Swedia dan beberapa negara lain di Eropa. Subhanallah,  dengan izin Allah tak sedikit warga Norwegia yang melafazkan kalimat  syahadat dalam forum dakwah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak ide dakwah yang  terus di rancang oleh saudara-saudari kita, muslim dan muslimah di  “Alnor Senter”. Ide-ide yang dijiwai semangat jihad fii sabiilillah dan  berlomba-lomba dalam kebaikan demi menegakkan Islam. Semoga semangat  yang sama juga hidup dalam jiwa setiap muslim dimana pun berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai  namanya, semoga “Alnor Senter” menjadi cahaya yang bersinar semakin  cemerlang di puncak bola dunia. Insya Allah!I (kiriman Yeni Mulia,  Trondheim, Norwegia)&lt;br /&gt;http://kaunee.com/administrator/index.php?option=com_content&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7824232992165190768-2688587383185833567?l=mencaripeluangdiinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/feeds/2688587383185833567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/2010/11/islam-di-ujung-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default/2688587383185833567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default/2688587383185833567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/2010/11/islam-di-ujung-dunia.html' title='Islam di ujung dunia'/><author><name>RIDA NOORHADI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_pVsGcwsO1Ms/ShruPstdTyI/AAAAAAAAAHE/5WMz5vNdu4A/S220/rida.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7824232992165190768.post-2735173376018293315</id><published>2010-11-11T22:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-11T22:09:38.192-08:00</updated><title type='text'>SANGKA BAIK</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Allah tak pernah menjanjikan&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; hari-hari kita berlalu tanpa sakit,berhias  tawa tanpa kesedihan,senang tanpa kesulitan.. Tetapi Allah menjanjikan  kekuatan kepada kita,untuk dapat melewatnya, selama kita ber-husnuzan  kepadaNya..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7824232992165190768-2735173376018293315?l=mencaripeluangdiinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/feeds/2735173376018293315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/2010/11/sangka-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default/2735173376018293315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7824232992165190768/posts/default/2735173376018293315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mencaripeluangdiinternet.blogspot.com/2010/11/sangka-baik.html' title='SANGKA BAIK'/><author><name>RIDA NOORHADI</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_pVsGcwsO1Ms/ShruPstdTyI/AAAAAAAAAHE/5WMz5vNdu4A/S220/rida.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
